Selasa, 26 April 2016

Mushab, anggota Santoso yang ditembak mati dari suku Uighur

- Aparat paduan TNI Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Tinombala sukses menembak Mustafa Genc dengan kata lain Mushab, satu diantara anggota grup teroris Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso Cs dengan kata lain Abu Wardah dari suku Uighur. Mushab ditembak mati lantaran coba menikam anggota satgas dengan parang. 

Ketua Satgas Operasi Tinombala Kombes Pol Leo Bona Lubis menyebutkan anggota grup Santoso yang datang dari suku Uighur tersisa satu orang. Dimana keseluruhan keseluruhnya jumlah suku Uighur yang berhimpun dengan Santoso sejumlah enam orang. 

 " Uighur ada enam, empat terdahulu (yang telah di tangkap), selalu yang tempo hari jadi lima saat ini tinggal satu lagi, " tutur Leo Bona waktu dihubungi, Jakarta, Rabu (27/4). 

Sebelumnya ditembak, Mushab berbarengan empat anggota Santoso yang lain pernah diinterogasi. Tetapi, Mushab yang paling ngotot melawan sedang empat orang yang lain kabur. 

 " Dia tak melalui posko kita. Bila melalui posko bisa usai. Ini anggota kan selalu kejar. Itu luasnya 700 Km, 2 gunungnya, " terang dia. 

Pada saat itu, Wakapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) ini juga menerangkan argumen tim satgas belum sukses menangkap Santoso. Dia kembali menyatakan bila medan yang terjal serta berbukit bikin tim satgas susah bergerak. 

 " Jadi medannya sedemikian rupa, terjal, berbukit-bukit, vegetasinya padat. Maka dari itu kita sulit menjawab pertanyaan wartawan. Namun rata-rata sesudah lihat kondisi baru oh pantes, tentu semuanya demikian rekan-rekan wartawan sesudah diliatin oh begini daerahnya maka dari itu, " pungkas Leo Bona. 

Aparat paduan TNI Polri yang terbentuk dalam Satgas Operasi Tinombala, selalu memburu grup Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso Cs dengan kata lain Abu Wardah. Walau sebagian diantara mereka telah tertangkap, tetapi Santoso masihlah dikejar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar